Tampak dari Depan

Basudara Hatu dimana saja berada, dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan, berikut dipublikasikan kepada basudara samua bentuk Lonceng Gereja Bethlehem Hatu yang dibeli di Negeri Belanda. Bukan kuat dan bukan gagah dari katong manusia yang berdosa ini, namun semua adalah campur tangan dan kehendak Tuhan Allah Sang Pencipta yang katong sembah itu.

Lonceng Gereja ini berukuran sebagai berikut : Tingginya 40 cm, Diameter 47 cm, berat 70 kg, lingkar lonceng ini 147,58 cm.

Sedikit kilas balik tentang dana yang didapatkan untuk membeli Lonceng Gereja ini (lengkapnya nanti akan dibuat dalam blog terpisah bersamaan dengan peresmiannya). Dana didapat pada saat acara KKR pada tanggal 14 Desember 2010 yang dilakukan oleh Panitia Acara Hatu Bakudapa 2010. Total dana yang disumbangkan oleh Gereja Mawar Saron Jakarta, dibawah pimpinan Pdt. Jacob Nahuway sebesar  Rp. 125 juta. Dana ini kemudian dipost-kan untuk pembangunan fisik menara lonceng. Dana yang lain juga disumbangkan oleh basudara-basudara di Negeri Hatu melalui Iuran per keluarga dan disumbangkan juga oleh basudara yang berada di tanah perantauan.

Lonceng Gereja ini seharga Euro 4.679,00 complete atau jika dirupiahkan sebesar Rp. 56.676.727 (dengan rate per 19 Sept 2011 = Rp. 12.113 per 1 Euro). Melalui media internet, Bpk. Jopie Picaulima (Bapa Raja Hatu-Jakarta) menemukan contact person dengan sebuah pabrik pembuatan lonceng gereja di Negeri Belanda. Maka dilakukanlah kerjasama pembelian dan persetujuan-persetujuan harga dengan pabrik tersebut. Dan berikut adalah nama pabrik dan contact person dari pabrik itu :

Pabrik di Belanda, Contact Person :
Henk van Blooijs
Royal Bellfoundry Petit & Fritsen
Klokkengietersstraat 1,
5735 EH  PO Box 2, 5735 ZG
Aarle – Rixtel – The Netherlands.

The Netherlands
+31-492381287

email: hvblooijs@petit-fritsen.nl

Aunty Rosa Picaulima

 Sejak awal pemesanan dan pembuatan Lonceng Gereja di Negeri Belanda, Aunty Rosa Picaulima yang tinggal di Almere (lihat foto disamping kiri), turut ambil bagian untuk membantu sejak awal proses pembuatan lonceng gereja tersebut di Negeri Belanda. Dan kemudian beberapa waktu lalu, Lonceng Gereja ini juga telah dilihat langsung oleh Opa Arnezus (Arie.red) Risamamasu dari Opheusden, dan Oom Otis Hehalatu dari Maastricht (lihat foto dibawah).

Lonceng Gereja ini diperkirakan akan tiba di Jakarta, Indonesia pada bulan Oktober 2011, dan akan langsung diantar ke Negeri Hatu oleh Bapak. Jopie Picaulima (Bapa Raja Hatu-Jakarta).

Tampilan foto-foto menara lonceng yang diperkirakan telah 65% selesai, seperti yang didokumentasikan oleh sang fotografer Aunty Debbie Samson..🙂

Menara Lonceng

Menara Lonceng

 

 

 

 

 

 

 

 

Tampilan foto-foto lain yang terekam seperti berikut.. cekidooooottt🙂

Tampak Keseluruhan
Opa Arie Risamasu dan Om Otis Hehalatu

 

 

 

 

 

 

 

Opa Arie Risamasu, Mr. H. van Blooijs
Om Otis Hehalatu, Mr. H. van Blooijs

 Luar Biasa! bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil. Tuhan selalu membuat yang terbaik bagi Negeri Hatu. Sampai saat ini, menara (tower) lonceng gereja masih terus dikerjakan oleh basudara-basudara di Negeri Hatu. Tingginya mencapai 27 meter. Dan dengan doa dan harapan yang sungguh, menara lonceng gereja ini dijadwalkan akan diresmikan tepat pada tanggal 25 Desember 2011. Mari basudara, katong terus mendoakan agar pekerjaan ini dapat selesai dan rencana peresmian dapat terlaksana sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Tuhan Yesus sumber pengharapan itu, akan memberkati katong samua anana cucu Negeri Hatu dimana saja berada, mulai hari ini sampai selama-lamanya.

Special thanks to Aunty Rosa Picaulima, Opa Arnezus (Arie) Risamasu dan Oom Otis Hehalatu yang berada di Negeri Belanda. Tuhan Yesus memberkati!!

Note : Ikuti artikel lengkap tentang Perencanaan, Pembuatan dan Peresmian Menara Lonceng GPM Bethlehem Hatu pada edisi selanjutnya.