Hatukaturu Henamantelu (batu yang keluar)

N

uansa pagi bersama fajar damai terlihat di ufuk timur Tanah Pusaka

E

ngkau berdendang rindu, berlagu satu pujian merdu “HENAMANTELU”. Tifa dan Totobuang menggema melewati pantai bebatu karang..

G

oyang irama Tifa mengartikan sukaria Anak-Anak Negeri

E

sok adalah harapan, kini adalah hamparan suka menembus rintangan, meski

R

iuh badai menghampiri terus, laluilah dengan tenang

I

tulah ikrar Anak-Anak Negeri demi hari esok penuh pasti

H

ari ini katong berdendang ria dalam Acara Malam Bakudapa, Bersama

A

nak-Anak Negeri Hatoe yang datang dari berbagai belahan dunia

T

engoklah NegeriMu Tercinta, Tataplah Basudara Penghuni Negeri dengan Aroma Cinta Kasih..

O

leh yang Kuasa, kita boleh menikmati kebahagiaan di Negeri Asal..

E

ntah kapan acara berpadu rasa, bersenandung rindu di Negeri ini akan terulang? Semoga..!!

SUARA HATI ANAK NEGERI HATOE

DARI PERANTAUAN

 

Foto by Debbie Samson

Saat sentuhan mentari membias diseantero bumi, sapaan orang percaya kepada sang khalik mengemuka sebagai landasan ucapan syukur.  Kita boleh menyambut pagi yang menyertai kita yaitu TUHAN YESUS KRISTUS.

Itulah awal derap langkah kita sebelum aktivitas dalam kehidupan keseharian kita, pabila kita renungi sejenak kebaikan dan kasih sayang TUHAN yang selalu ada dan bersama kita. Kepastian Jalan, Kepastian Janji, bahkan kepastian hari esok selalu terbungkusi dalam nuansa kebersamaan yang ingin kita lakukan bagi dan untuk hari esok yang lebih baik.

Suara hati anak Negeri Hatoe ada bersama-sama, bahkan kerinduan menyapa,

Foto by Debbie Samson

berkumpul dan berbuat sesuatu selalu tersimpan dalam kalbu Anak Negeri, teristimewa dalam rangka menyambut kelahiran Yesus Kristus dengan dua acara besar yaitu HUT ke 20 Gereja GPM Bethlehem,  Serta Hatoe Bakudapa, yaitu Anak-anak Negeri yang dirantau maupun di Negeri Hatoe Tercinta, berkumpul bersama, Berdendang di atas pantai batu karang, berpadu rindu dalam ikatan orang basudara yang dinamai Reuni Akbar Negeri Hatoe pada Bulan Desember 2010 ini.

Vensca's Collection

Dengan motivasi ingin memberikan yang terindah bagi perayaan Natal Kristus serta HUT ke 20 Gereja GPM Bethlehem, serta Malam Bakudapa (Reuni Akbar) yang penuh dengan keakraban serta ingin menabur benih kasih bagi Anak Negeri dan Sesama,  dengan dasar itulah, Panitia ingin mempersembahkan acara Reuni Akbar yang spektakuler dari biasanya, agar dapat menyentuh Lubuk Hati yang paling dalam, sehingga selalu tersimpan sebagai Kenangan Manis bagi Anak Cucu di esok hari. Biarlah semua yang dibuat dan diberi bagi banyak orang, selalu akan berbuah manis dalam perjalanan orang Basudara teristimewa Anak Negeri Hatoe yang datang dari belahan bumi nun jauh disana, bisa bersentuhan tangan sebagai simbol rasa sekandung, rasa kesejukan hati, ingin melepas rindu bahkan ingin bercerita Nostalgia yang pernah dialami di hari-hari kemarin.

Foto by Debbie Samson

Semua ini akan menjadi catatan Sejarah Baru bagi Anak Negeri Hatoe tercinta, akan tergores indah dengan tinta emas disepanjang sejarah budaya orang Maluku. Tifa Totobuang akan ditabuh, Tari Lenso Jujaro Mungare menghias Persada ini.. Arumbai berpacu manggurebe maju membawa Lambang Budaya Negeri Hatoe.  Tiupan Seruling menggema mengalun lagu “Henamantelu”

Kenanglah semua ini, simpanlah dan Tulislah Sejarah ini,  bagi Anak Cucu Negeri Hatoe dan Maluku secara luas. Ikatlah Tali Persaudaraan dengan Kasih Sayang.  Tuturkanlah Kata demi Kata sebagai Rasa Sekandung.

Marilah Basudara Negeri Hatoe dimana saja berada, Sukseskanlah Acara ini sebagai Reuni Akbar Anak Negeri Hatoe seDunia dengan Jiwa dan Semangat Persaudaraan yang tinggi. Datanglah, Hadirilah Acara ini.   TUHAN YESUS sayang katong samua,  Amin…!

 

Sebuah karya persembahan dari Bpk. Bram Oppier (Simpatisan – Jakarta)

Bpk. Bram Oppier adalah salah satu simpatisan Hatu-Jakarta. Beliau bukan warga asli dari Negeri Hatu, namun memiliki kecintaan yang dalam terhadap Negeri Hatu – yang dituangkan dalam  Sekapur Sirih ini. Beliau  memiliki hubungan keluarga dengan Kel. Bpk. Otong Herman, yang sudah sangat dikenal dekat di Negeri Hatu.


2 Comment(s)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: